Mungkin belum banyak yang mengenal Baby Corn, sebuah tanaman sayur yang kini banyak ditemui diberbagai olahan masakan dan makanan.

Biasanya, kita temukan Baby Corn sebagai bahan tambahan pada masakan sup, tumis, dan masakan lezat lainnya.

Bagi sahabat yang kebetulan sedang mencari informasi pengertian baby corn, cara budidaya, serta apa saja kandungan gizi dan vitaminnya, berikut ini penjelasannya.

DEFINISI / PENGERTIAN BABY CORN

Dikutip dari berbagai sumber, Baby Corn Adalah tongkol jagung yang dipanen saat masih muda dan belum tumbuh bijinya. Nama lain dari Baby Corn adalah jagung putri, jagung semi atau tongkol jagung.

Mulanya sayuran ini hanya sebagai hasil sampingan panen jagung sehingga jumlahnya relatif sedikit dan sukar didapatkan di pasaran.

Ada pula yang mendefinisikan Baby corn atau biasa disebut jagung semi atau jagung putri sebenarnya merupakan tongkol jagung yang dipanen waktu muda (belum berbiji).

CARA BUDIDAYA BABY CORN

Cara tanam dapat dilakukan dengan 2 cara (a) ditugal dan mengikuti alur bajak atau traktor. Jarak tanaman diusahakan dengan jarak yang teratur.

Populasi tanaman optimal berkisar antara 62.500 – 100.000 tanaman /ha, dengan jarak tanam (a) 75 cm x 40 cm, 2 tanaman/lubang atau (b) 75 cm x 20 cm, 1 1 tanaman/lubang.

Untuk varietas lokal pada musim penghujan jarak tanam 75 cm x 30 cm, 2 tanaman/lubang. Untuk jagung hibrida, jarak tanam 75 cm x 20 cm, 1 tanaman/lubang dapat memberikan pertumbuhan dan hasil produksi yang lebih baik.

Penanaman dapat juga dilakukan dengan sistem dua baris (double row), yaitu jarak tanam (100 cm x 50 cm) x 20 cm dengan 1 tanaman/lubang.

Sebelum benih ditugal terlebih dahulu direndam dalam BioTRIBA selama 20 – 30 menit. Untuk 1 liter BioTRIBA dapat dilarutkan dalam 20 liter air bersih, kemudian benih jagung direndam dalam larutan BioTRIBA tadi selama 20 – 30 menit, kemudian benih itu ditanam.

PROSES PEMBERIAN PUPUK BABY CORN

Setelah benih jagung ditanam ditutup dengan pupuk organik TRIBA sebanyak 5- 10 g/lubang. (400 kg – 600kg/ha).

Pupuk anorganik yang digunakan dapat diberikan hanya 50% dari dosis anjuran. Urea 200 kg/ha, KCL 100kg/ha dan 100kg/ha.

Pemberian pupuk 100k/ha Urea, 100kg,TSP,100 kg KCL dilakukan 7 hari. Kemudian setelah berumur 30 – 35 hari setelah tanam di berikan Urea 100 kg/Ha.

Cara pemupukan ditugal ± 7-10 cm di sekitar tanaman atau goretan (parit) yang dibuat di samping tanaman sepanjang barisan, Setelah pupuk diberikan kemudian ditutup dengan tanah.

KANDUNGAN BABY CORN

  • Kandungan Kalori Berjumlah 355
  • Kandungan Protein Berjumlah 9,2 gr
  • Kandungan Lemak Berjumlah 3,9 gr
  • Kandungan Karbohidrat Berjumlah 73,7 gr
  • Kandungan Kalsium Berjumlah 10 mg
  • Kandungan Fosfor Berjumlah 256 mg
  • Kandungan Ferrum Berjumlah 2,4 mg
  • Kandungan Vitamin A Berjumlah 510 SI
  • Kandungan Vitamin B1 Berjumlah 0,38 mg
  • Kandungan Air Berjumlah 12 gr